Langsung ke konten utama
Wisata Lapangan Banteng

Assalamualaikum, apa kabar Readers. Semoga selalu diberikan kesehatan
oleh Tuhan yang maha Esa, kembali lagi dengan diblog aku . Dan kali ini aku
ingin menceritakan tentang Wisata Lapangan Banteng yang terletak di belakang
masjid istiqlal dan samping utara Monas atau dekat dengan stasiun Gambir.
Ngomong - ngomong ada yang udah pernah belum nih berkunjung ke wisata Lapangan
banteng ini, kalau aku sih baru pertama kali... Eheheh itu karena penasaran
ajah sih.. Sebenarnya biasa ajah tapi menurut cerita petugasnya kalau hari
sabtu malam minggu dan minggu malam senen ada air mancur menari juga seperti di
monas, tetapi waktu aku kesana belum ada karena datengnya hari jumat malam
sabtu. Disisi kanan dan kiri banyak penjual makanan dan juga cemilan cepuluh
deh,, buat yang
bawa pasangan maupun berkelompok sama temen2 banyak kok tempat2 untuk duduk
disana, sangat cocok bagi yang suka swa foto atau selfi, tempatnya asyik untuk kumpul2 dan juga bisa mencari inspirasi skripsii,, hehehe.. Pada saat kamu sampai di lokasi kamu pasti pertama kali yang kamu liat
adalah patung pemuda yang berdiri tegak di tugu Lapangan, dimana kanan dan
kirinya membentuk terowongan yang didalamnya seperti museum, di sisi kiri
banyak foto-foto yang di tempelkan di dinding dengan berbagai sejarah yang ada
di indonesia, mulai berdirinya Lapangan tersebut hingga kisah dan cerita perang
dunia ke 1 dan munkin ke 2 juga.
Berikut adalah sedikit sejarah tentang Lapangan
Banteng.Lapangan Banteng, itu dulunya bernama Waterlooplein
dalam (bahasa Belanda : plein : Lapangan)Yaitu lapangan yang terletak di weltervreden,
Batavia. Tidak jauh dari Gereja Katedral dan juga Masjid Istiqlal jakarta. Pada
masa itu, lapangan Banteng dikenal dengan sebutan Lapangan Singa. Karena
ditengahnya terpancang tugu peringatan kemenangan pertempuran di Waterloo,
dengan patung singa di atasnya. Pertempuran waterloo tersebut terjadi pada
tanggal 18 juni 1815 di dekat kota waterloo, yaiut sekita 15 km ke arah selatan
dari ibukota Belgia, Brussels. Pertempuran itu merupakan pertempuran terakhir Napoleon
melawan pasukan gabungan Inggris-Belanda-Jerman. Pertempuran ini juga dicatat
dalam sejarah sebagai penutup dari 100 hari sejak larinya Napoleon dari
pengasingannya dipulau Elba. Sedangkan Tugu Singa tersebut didirikan pada Zaman
pemerintahan pendudukan tentara Jepang (1942-1945). Setelah Indonesia merdeka,
namanya diganti Lapangan Banteng. Karena kemunkinan pada caman dahulu tempat
ini menjadi Lapangan itu dihuni berbagai macam satwa liar, seperti Macan,
Kijang, dan Banteng. Pada waktu j.p.Coen membangun kota Batavia di dekat muara
Ciliwung, Lapangan tersebut dan sekelilingnya masih berupa hutan belantara yang
sebagai berpaya-paya. Sebelah timur dijalan lapangan banteng timur terdapat
kantor satlantas Polres Jakarta Pusat.



Buat yang tanya gimana sih cara kesananya ?
Sebenernya ada 3 Rute yang bisa dilewatin untuk menuju kesini, yaitu :
Rute 01. =>> Menggunakan Bus Transjakarta,
jurusan Senen-Lebak Bulus, karena aku baru taunya hanya itu saja sih. Karena
pada saat kita turun langsung di tempat dan gak perlu jalan kaki jauh.
Rute 02. =>> Menggunakan kereta, hmmm untuk
kereta aku rekomendasinya turun dijuanda, karena lokasinya lebih deket juga
dari istiqlal. Kemudian kamu harus menggunakan Ojek pangkalan, Grab atau Go jek
.. Jalan kaki juga sebenernya bisa Tapikan lumayanlah ya jaraknya daripada cape
hehehe
Rute 03 =>>> Menggunakan kendaraan pribadi,
kalau ini sih kalian bisa menggunakan Map atau Waze pasti dikasih tau hehehe,,,
biasanya kalau motor itu cari jalan pintas untuk mobil lebih ke jalanan umum
sih ya.
Okeh teman teman cukup sekian ya cerita perjalanan ke
Lapangan Bantengnya. Semoga terhibur dan memberikan manfaat bagi para pembaca.
Jangan Lupa untuk bubuhkan Komen, karena dengan
komentar kalian Blog ini bisa semakin baik.
Terima kasih,, salams ejahtera untuk kita semua.
Komentar
Posting Komentar